Jumat, 28 Maret 2014
MEMBUAT JARINGAN WIFI
Membuat Jaringan WiFi dengan Access Point Linksys WAP610N
3 Votes
TOPOLOGI
DESKRIPSI
Access Point (AP) Linksys Wireless-N WAP610N merupakan AP yang cukup smart, karena mampu membaca IP network yang ada pada suatu jaringan, dan kemudian membuat IP Addressnya sendiri sesuai dengan kelas IP network jaringan tersebut, sehingga AP dalam terkoneksi ke jaringan. Fasilitas smart ini dapat dilakukan dengan menjalankan file Setup Wizard yang terdapat pada CD instalasi yang disertakan dalam paket pembelian AP tersebut. Selain dari Setup Wizard, AP ini juga dapat dikonfigurasi secara manual seperti halnya pada AP konvensional lainnya.
Access Point (AP) Linksys Wireless-N WAP610N merupakan AP yang cukup smart, karena mampu membaca IP network yang ada pada suatu jaringan, dan kemudian membuat IP Addressnya sendiri sesuai dengan kelas IP network jaringan tersebut, sehingga AP dalam terkoneksi ke jaringan. Fasilitas smart ini dapat dilakukan dengan menjalankan file Setup Wizard yang terdapat pada CD instalasi yang disertakan dalam paket pembelian AP tersebut. Selain dari Setup Wizard, AP ini juga dapat dikonfigurasi secara manual seperti halnya pada AP konvensional lainnya.
Untuk tutorial lebih lengkap, silahkan didownload : Membuat Jaringan WiFi dengan AP Linksys WAP610N
LANGKAH-LANGKAH KONFIGURASI
Diasumsikan bahwa sudah ada jaringan LAN yang terkoneksi ke internet, dimana switch sebagai consentrator dalam jaringan tersebut. Sekarang kita akan menggunakan AP WAP610N agar klient dapat terkoneksi dengan LAN dan internet melalui jaringan wireless atau WiFi.
Diasumsikan bahwa sudah ada jaringan LAN yang terkoneksi ke internet, dimana switch sebagai consentrator dalam jaringan tersebut. Sekarang kita akan menggunakan AP WAP610N agar klient dapat terkoneksi dengan LAN dan internet melalui jaringan wireless atau WiFi.
- Buatlah desain jaringan seperti gambar di atas, kemudian aturlah IP address pada PC yang digunakan untuk mensetting AP tersebut menggunakan IP dhcp (obtain), sehingga nanti AP akan memberikan IP dhcp ke PC kita ini secara otomatis.
- Langkah pertama pastikan bahwa AP belum terkonfigurasi (masih default). Untuk memastikannya lebih baik direset, dengan menekan tombol reset AP kira-kira 30 detik dengan menggunakan kawat atau jarum. Setelah direset, maka konfigurasi AP akan menjadi default seperti bawaan pabrik (belum ada konfigurasinya) sehingga proses Setup dari Setup Wizard lebih mudah.
- Masukkan CD Setup Wizard AP Linksys
WAP610N (biasanya disertakan dalam paket pembelian AP Linksys tersebut)
ke drive CD pada PC-A, lalu jalankan file Setup.exe sehingga muncul
jendela seperti di bawah, lalu pilih [Start Setup], dilanjutkan dengan
klik [Next] pada tampilan berikutnya.
- Pada tampilan selanjutnya merupakan wizard aggrement. Beri ceklist kotak I accept this aggrement, lalu [Next]
- Maka AP akan melakukan scan IP network
dan perangkat pada LAN tersebut. Setelah menemukannya, maka AP akan
menyesuaikan dan melakukan pengaturan IP address pada interfacenya
secara otomatis.
- Setelah menemukan network jaringan,
wizard akan meminta agar memasukkan password. Silahkan masukkan password
sebagai kata kunci bagi orang yang berhak untuk mengkonfigurasi AP.
Dalam praktek ini, password yang digunakan, misalnya: 12345, lalu pilih [Next].
- AP selanjutnya akan terkonfigurasi,
kemudian wizard meminta untuk memasukkan SSID. SSID adalah Service Set
IDentifier yaitu nama jaringan AP untuk jalur koneksi client wireless
yang akan mengakses jaringan. Sebagai contoh masukkkan SSID dengan nama :
SMKNSUMUT, lalu [Next].
- Selanjutnya adalah pengaturan tingkat
keamanan dalam bagi client yang akan mengakses AP. Tentukanlah tingkat
keamanan tertinggi dengan memilih opsi paling atas yaitu Higher Security (WPA/WPA2), lalu [Next].
- Selanjutnya diminta untuk membuat
password yang kelak berguna bagi client wireless yang akan konek ke
jaringan melalui AP. Karena menggunakan security WPA/WPA2 maka jumlah
karakter untuk password adalah sebanyak 8 s/d 63 karakter. Gantilah
password yang disediakan oleh wizard dengan password yang kita tentukan
sendiri, misalnya kita gunakan password : pengguna lalu [Next].
- Selanjutnya ditampilkan hasil akhir konfigurasi AP yang baru saja kita buat, maka lanjutkan dengan memilih [Next].
- Setelah penentuan konfigurasi selesai
diatur, maka ditandai dengan pesan penyimpanan hasil konfigurasi yang
akan disimpan di desktop komputer anda dengan nama Wireless Access Point Settings.txt, lalu klik [OK].
- Maka AP akan menerapkan pada AP sesuai dengan konfigurasi yang telah dilakukan. Pada tampilan berikutnya adalah wizard yang memberikan informasi tentang salah satu fitur smart pada AP Linksys WAP610N, yaitu WiFi Protected Setup, yaitu fasilitas yang memungkinkan AP ini dapat terkoneksi dengan perangkat Wireless lainnya yang juga memiliki fitur WiFi Protected Setup. Informasi tersebut kita abaikan saja, lanjutkan dengan klik [Next].
- Berikutnya ditampilkan wizard yang
menyatakan konfigurasi telah selesai dilakukan dan koneksi jaringan
wireless dari client melalui AP telah siap digunakan, maka klik
[Finish].
- Konfigurasi AP telah selasai, selanjutnya dari client wireless, koneksikan ke AP melalui SSID: SMKNSUMUT, kemudian klik [Connect]. Jika diminta password, ketikkan nama password yang tadi sudah kita buat, yaitu: pengguna. Maka sekarang anda telah terkoneksi ke dalam jaringan atau internet.
I/O
I/O Table and Unit Set Up
Berikut Caranya:
Klik 2x yang dilingkari merah pada gambar diatas, setelah itu akan muncul jendela seperti dibawah
klik 2 kali pada slot main rack dimulai dari slot 00 sesuai dengan
jumlah modul yang terpasang pada PLC , misalnya kita menggunakan 1 modul
input digital, 1 modul input analog dan 1 modul output maka yang
dipakai slot 00 – slot 02. Setelah itu klik 2 kali pada empty slot maka
akan muncul jendela seperti berikut
- Untuk setting type digital input/output modul pilih +Basic I/O
- Untuk setting modul analog input/output maka pilih +General Purpose Analog I/O
Kemudian pilih type modul input dan output yang sesuai dengan input /
output yang terpasang di PLC lalu klik OK. Contohnya seperti gambar
dibawah
Setelah dikonfigurasi sesuai dengan I/O yang digunakan, selanjutnya
pilih menu option seperti gambar diatas yang dilingkari merah
kemudian setelah itu klik transfer to PLC
TIMER PLC
INSTRUKSI TIMER
Pada sebagian besar aplikasi kontrol terdapat peralatan untuk
beberapa kontrol pewaktuan ( timing ). PLC mempunyai fasilitas
pewaktu program yang dapat digunakan. Metode umum dari
pemrogram rangkaian timer adalah untuk menentukan interval yang
dihitung dari suatu kondisi atau keadaan . Timer dan Counter
penomorannya sama
Nomor Timer = 0 – 255
Nomor Counter = 0 – 255
Jadi perlu diingat, dalam penomoran timer dan counter tidak bisa sama
misalnya dalam program kita memakai 1 timer dan 1 counter maka dalam
penomoran timer kita nomorin dengan 000 sedangkan counter 001. begitu
seterusnya
Angka set timer adalah #0000 - #9999 tergantung jenis PLC yang digunakan. Untuk CPM1A #000 - #999 (dalam milli secon)
Cara membuat instruksi timer seperti berikut
1. Klik iko yang dilingkari merah sehingga kursornya berubah seperti gambar ikon tersebut
2. Kemudian tempel thuh timer di projek kita seperti berikut
3. Sehingga muncul dialog box tersebut, setelah itu isi instruksi timer
yaitu TIM dengan cara mengetik di dialog box tersebut. Perlu diingat
dalam penulisan instruksinya pertama kita ketik TIM kemudian spasi, lalu
diikuti nomor timer 0000, kemudian spasi lalu set value #10 (10 untuk 1
detik darena timernya dalam milli secon)
Dalam penulisan set value harus diawali dengan tanda pagar ( # ). Perhatikan gambar berikut
4. Kemudian klik ok dan akan muncul dialog seperti berikut
dialog tersebut untuk memgisi komentar pada gambar diatas saya isi
komennya timer lampu. setelah itu klik ok, maka akan adi seperti berikut
selesai,,, gampang khan
lalu tinggal buat leddernya dengan NO atau NC yang terhubung ke timer
EDIT ONLEN PLC
Cara edit Online
Caranya seperti berikut:
1. Blog rung/network yang akan diedit dengan cara klik kiri di gambar diatas yang dilingkari merah
2. Kemudian arahkan kursor ditempat yang dilingkari merah tersebut
kemudian klik kanan sehingga muncul dialog box seperti berikut
3. Kemudian pilih online edit >> begin
4. Setelah itu baru diedit laddernya
5. Setelah selesai diedit, kemudian klik kanan lagi seperti langkah 2
6. pilih online edit >> send changes seperti gambar berikut
7. Selesai
CARA TRANSPER PROGRAM PLC
CARA TRANSFER PROGRAM DARI KOMPUTER KE PLC
Cara mentransfer program dari komputer ke PLC seperti berikut
Klik ikon yang dilingkari merah, atau bisa juga dengan cara berikut
pilih menu PLC terus pilih work Online, setelah itu dilanjut langkah berikutnya seperti berikut
Setelah work online, kemudian klik menu PLC, terus transfer dan plilih to PLC seperti gambar diatas
Selesai,,, Gampang khan
Klik ikon yang dilingkari merah, atau bisa juga dengan cara berikut
pilih menu PLC terus pilih work Online, setelah itu dilanjut langkah berikutnya seperti berikut
Setelah work online, kemudian klik menu PLC, terus transfer dan plilih to PLC seperti gambar diatas
Selesai,,, Gampang khan
PLC
PROGRAM PLC
Untuk memulai membuat program di CX-Programmer, kita harus mengetahui terlebih dahulu simbol leader diagram
1. Kontak NO, untuk membuat kontak NO bisa dipilih seperti gambar berikut
Untuk memulai membuat program di CX-Programmer, kita harus mengetahui terlebih dahulu simbol leader diagram
1. Kontak NO, untuk membuat kontak NO bisa dipilih seperti gambar berikut
setelah diklik ikon yang dilingkari merah, maka akan muncul dialog box.
Dialog box tersebut untuk mengisi alamat kontak NO tersebut. Bisa dengan
alamat input atau alamat output atau juga bisa dengan alamat IR
Contoh untuk alamat input, misalnya kita menggunakan PLC OMRON CPM1A 30
I/O. untuk input ada 2 chanel yaitu chanel 0 dan chanel 1. Chanel 0 ada
12 yaitu 0.00 s/d 0.11 sedangkan chanel 1 ada 6 yaitu 1.00 s/d 1.05
Didalam dialog box tersebut misalnya kita mengisi 0.00 untuk alamat
kontak NO tersebut. setelah mengisi alamat kemudian klik OK, maka akan
jadi seperti gambar berikut
2. kontak NC, untuk membuat kontak NC sama dengan cara membuat kontak NO
3. Ouput, Untuk membuat output sama dengan cara membuat NO, NC diatas, tinggal memilih ikon koil seperti gambar berikut
Ikon coil yang dilingkari merah
4. Unutk membuat instruksi : Timer, Counter, Mov, Scaling, Difu, IL – ILC dan lain-lain seperti berikut
klik ikon yang dilingkari merah kemudian tempatkan dihalaman projek maka akan muncul dialog box seperti berikut
Pada dialog box tersebut diketik intruksi yang diinginkan. Ketik TIM untuk timer, CNT untuk counter, DIFU untuk difu dll
Contoh untuk instruksi Timer
TIM = instruksi Timer, 000 = no timer, #10 = untuk waktu 1 detik. untuk pengisian waktu ini harus diawali dengan tanda #.
No Timer = 000-255
no counter = 000-255
Perlu di ingat bahwa dalam membuat program alamat/penomeran Counter dan
Timer tidak boleh sama, misalnya anda membuat program memakai 2
counter dan 2 timer anda bisa pakai no. counter 0 – 1 sedangkan
no. timernya anda pakai 2 - 3 dan seterusnya tergantung kebutuhan.
5. Selanjutnya untuk memasukkan symbol yang lain :
Ctrl + --> = untuk membuat garis horisontal.
Ctrl + | = untuk membuat garis vertikal
Tekan huruf R untuk menambah network ditengah-tengah network yang lain.
Contoh sederhana program
sebuah motor listrik bekerja jika ditekan tombol push button ON dan akan mati jika ditekan push button OFF
Untuk membuat program tersebut kita kembali ke langkah-langkah membuat program yaitu menentukan alamat I/O
tombol ON ---> alamat 0.00
tombol OFF ---> alamat 0.01
Motor Listrik ----> alamat 10.00
Langkah berikutnya membuat program
Langganan:
Postingan (Atom)





















